PANGANAN IDER

Pengantar.

Tulisan PANGANAN IDER ini, seperti halnya tulisan sebelumnya, dari apa yang ada dalam ingatanku saja, tanpa bertanya dengan sana sini, juga saya tulis pada Syawwal 1426 H,ketika libur hari raya sedang tanganku sakit tidak bisa ngoper persnelling. Dari pada tenguk-tenguk dak ono gawene[1], saya manfaatkan untuk nulis sambil membayangkan wong dodol panganan sing liwat[2].

Kali ini baru sebatas yang ider dulu, dan karena tulisan aslinya cukup panjang, maka saya mutilasi menjadi 6 [enam] bagian, biar tidak bosan membacanya. Sekarang, menjelang Dzulhijjah 1429 H, akan saya punggah sesuai kesempatan yang ada. Kalau di-ler semuanya, nanti mampeh[3], kalau di-incrit setitik-setitik, nanti nggantung untu[4].

Pada saat tulisan ini dibuat, acaranya Bondan Winarno yang mempopulerkan kata mak-nyus dan top-markotop belum mulai ditayangkan, atau belum mulai populer. Kalau di Gresik, untuk mengungkapkan rasa kepuasan atas kenikmatan makanan, digunakan kata ra’syeh. Mungkin berakar dari bahasa Arab.

Jangan sekedar dibaca, tetapi khayalkan seakan makanan itu sedang anda hadapi untuk disantap. Sediakan serbet njagani nek ngiler[5].

Untuk PANGANAN yang dijual di warung, jangan khawatir. Ada babnya sendiri nanti.

Tambahan komentar dan pelurusan yang bengkok atau pengilapan yang buram, maupun menambahkan yang terlupa, sangatlah diharapkan dari pengunjung Ongkek Suling.

Salam

Saifuddien Sjaaf Maskoen

8 November 2008


[1] Diam saja tidak melakukan apa-apa

[2] Orang jual makanan yang lewat

[3] Disajikan keseluruhan akan menyebabkan muak

[4] Disajikan sedikit demi sedikit membuat tidak sabar menunggu

[5] Berjaga-jaga apabila keluar air liur

Satu Tanggapan to “PANGANAN IDER”

  1. Yazid Fathoni Says:

    Sayang sekali nggak ada fotonya, ayo siapa yg sempat segera cari foto atau buat foto ” Jajanan Tempoe Doeloe ” mumpung saksi keberadaan makanan itu masih ada, ntar keburu hilang ditelan zaman.

    Bila perlu kalo pas kumpul semua / saat lebaran sekali-sekali pesan makanan yang diebut pada artikel ini dan difoto dulu sebelum dimakan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: