RAMADHAN 27

Saya menerima dua email dari saudara-saudaraku, yang satu merupakan tulisannya ketika ditengah perjalanan menuju kantornya [Ir. Triyoni], dan yang satu lagi meminta saya untuk melihat sendiri apa yang terpampang dalam suatu blog [Ir. Nurhadi].

Saya tidak akan memberikan komentar untuk kedua-duanya, kecuali

“ASTAGHFIRULLAH,

Ya Allah maafkanlah kami dan para pemimpin kami
yang telah menyia-nyiakan segala nikmat dan karunia
yang telah Engkau anugerahkan kepada negeri kami,
dan walau begitu
Engkau masih saja menyayangi dan merahmati kami semua.

Ya Allah aku mohonkan ampunan kepada Mu
bagi kami seluruh rakyat dan pemimpin bangsa ini,
berikanlah taufiq serta hidayah-Mu
agar kami dapat bersyukur
atas segala yang telah engkau limpahkan
yang selama ini telah kami terbengkalaikan.

Ya Allah mudahkanlah bagi bangsa kami dan pemimpin kami
untuk mencapai apa yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa ini,
suatu negeri yang bangsanya
bersatu, aman sejahtera, adil dan makmur
serta dalam ampunan dan ridho-Mu.

Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafuur.

Amien ya Rabbal Alamien.

Kabulkanlah doa kami ya Allah.”

 

Dan inilah kata Bung Karno [setengah abad silam]

Gemah ripah loh jinawi, tata tentram kerta raharja,
para kawula iyeg rumagang ing gawe,
tebih saking laku cengengilan adoh saking juti.
Wong kang lumaku dagang, rinten dalu tan wonten pedote,
labet saking tan wonten sansayangi margi.
Subur kang sarwa tinandur, murah kang sarwa tinuku.
Bebek, ayam, raja kaya enjang medal ing panggenan,
sore bali ing kandange dewe-dewe
.

 

Ucapan-dalang dari bapaknya-embahnya-buyutnya-canggahnya, warengnya-udeg-udegnya, gantung siwurnya.

 [Pidato Hari Ibu 22 Desember 1960]

 

Dan sejarah akan menulis: di sana di antara benua Asia dan Australia, antara Lautan Teduh dan Lautan Indonesia, adalah hidup satu bangsa yang mula-mula mencoba untuk kembali hidup sebagai bangsa, tetapi akhirnya kembali menjadi satu kuli di antara bangsa-bangsa, kembali menjadi : een natie van koelies, en een kolie onder de naties. Maha Besarlah Tuhan yang membuat kita sadar kembali sebelum kasip.

[Pidato HUT Proklamasi, 1963]

 

Kalau bangsa bangsa yang hidup di padang pasir yang kering dan tandus bisa memecahkan persoalan ekonominya kenapa kita tidak? Kenapa tidak? Coba pikirkan !

  1. Kekayaan alam kita yang sudah digali dan yang belum digali, adalah melimpah-limpah.
  2. Tenaga kerjapun melimpah-limpah, di mana kita berjiwa 100 juta manusia.
  3. Rakyat Indonesia sangat rajin, dan memiliki ketrampilan yang sangat besar, Ini diakui oleh semua orang di luar negeri.
  4. Rakyat memiliki jiwa Gotong-royong, dan ini dapat dipakai sebagai dasar untuk mengumpulkan Funds and forces.
  5. Ambisi daya cipta Bangsa Indonesia sangat tinggi di bidang politik tinggi, di bidang sosial tinggi, di bidang kebudayaan tinggi, tentunya juga di bidang ekonomi dan perdagangan.
  6. Tradisi Bangsa lndonesia bukan tradisi, “tempe”. Kita di zaman purba pernah menguasai perdagangan di seluruh Asia Tenggara, pernah mengarungi lautan untuk berdagang sampai ke Arabia atau Afrika atau Tiongkok.

[Pidato HUT Proklamasi, 1963]

CATATAN :
Saya kutipkan dari kumpulan kata-kata mutiara Bung Karno

 

Negara Merugi

 

Menurut saya, mengelola negara sama saja dengan mengelola perusahaan dan mengelola keluarga. Yang dikelola oleh negara adalah kekayaan alam, sarana yang dibangun untuk mengelola negara, salah satunya adalah infrastruktur dan penduduk.

 

Dalam pengelolaan itu ada transaksi, katakanlah jual beli. Jual beli tidak semata-mata barang yang jelas wujudnya, tapi juga jasa. Pemerintah selaku pengelola negara, seharusnya mendapatkan untung dalam pengelolaan ini melalui transaksi jual beli. Keuntungan negara akan dirasakan oleh penduduk (rakyat) berupa benefit-benefit, bisa berupa sekolah gratis, rumah sakit gratis, transportasi gratis.

 

Dalam mengelola negara, pemerintah perlu biaya untuk membayar karyawannya (pegawai negeri) dengan segala fasilitasnya. Biaya pegawai ini diperoleh dari iuran penduduk (pajak) dan tentu saja seharusnya diambil dari sebagaian keuntungan mengelola negara.

 

Pemerintah (kita) memiliki modal yang cukup, bahkan berlimpah untuk mengelola negara. Kekayaan alam negara kita yang se-abreg2, yang selalu disebut2 oleh guru kita dan tertulis juga dalam buku2 pelajaran, dulu, rasanya sekarang tidak terlalu kita rasakan manfaatnya, benefitnya, untungnya saat ini. Kekayaan tambang, emas, batubara, minyak bumi, kekayaan hutan, kayu log dan seisinya, kekayaan laut, kekayaan budaya, seakan-akan hanya ada di tulisan dan buku sejarah dan kewiraan saja. Berita yang santer justru menggambarkan bagaimana perusahaan-perusahaan asing, swasta nasional menjadi ‘kuaya-ruaya’ bahkan pemiliknya masuk nominasi orang terkaya didunia karena sukses, berhasil ‘mengelola’ kekayaan negara.

 

Miris rasanya mendengar kisah negara tetangga yang amat minim kekayaan alamnya, terutama bila ditinjau dari perbandingan luasan negara, sukses mengelola negaranya. Mereka termasuk negara untung, tidak merugi. Lho kok bisa?

 

Mengelola kekayaan alam adalah hal mudah, hal tersulit yang harus menjadi perhatian pemerintah adalah mengelola manusianya, penduduk, pegawai di negara ini. Mengelola kekayaan alam adalah mengelola barang mati, jauh lebih mudah dari mengelola manusia yang punya akal, pikiran dan perasaan.

 

Saya ingat bagaimana guru SMA kita dipinjam oleh M’sia untuk membangun SDMnya pada tahun 1970’an, sekarang pembangun SDM itu sdh tampak jelas hasilnya, Petronas sudah membuka outletnya di Indonesai, BII sdh menjadi Maybank, dan banyak lagi. S’pore yang tidak meminjam SDM Indonesia untuk mendidik warga, berhasil membangun sendiri. Pemimpinnya yang berasal dari negeri Cina, lebih tahu bagaimana membangun warganya yang memang sebagian besar berasal dr Cina juga, tidak perlu pinjam dari negara tetangga.

 

Kita berada di Indonesia, prihatin dengan kondisi SDM kita sendiri, paling mudah dilihat kondisi itu dari para pemimpin dan pengelola negara ini, isinya korupsi, saling menghujat, berlomba2 mencari pengaruh, kekuasaan yang ujung2nya kekayaan untuk kepentingan dirinya, kelompoknya, tapi mengatas-namakan kepentingan rakyat. Ironis, sungguh, temenan! Sudah banyak juga kritikus kita yang menguraikan hal-hal ini, tapi tak digubris atau mungkin tak terdengar. Tsummum bukmun…*).ha ha ha saya gak hafal benar ayat itu, seingat saya di Al Baqarah. Mungkin cocok menggambarkan sifat pemimpin kita. Mhn koreksi kalo salah pak.

 

Hendaknya kita harus interospeksi diri, mengevaluasi diri, janganlah kita termasuk seperti orang2, pemimpin yang seperti tersebut di atas, kita harus mampu membuktikan apakah kita mampu menjadi pemimpin yang baik untuk diri kita dan keluarga kita sendiri, sebelum kita membangun masyarakat yang lebih luas.

 

Ayo kita mulai dari sekarang, mulai dari diri kita, keluarga kita, menjaga kesehatan diri kita sendiri agar kita mampu memperkaya diri dengan ilmu dengan cara yang benar sesuai syariat agama kita, lalu memperkaya diri kita dengan harta yang berlimpah. Dengan kesehatan & ilmu pengetahuan kita dapat mengamalkan tenaga dan pikiran kita, dengan kekayaan kita dapat memberikan apa saja yang kita miliki untuk membantu orang lain. Maka kesehatan, ilmu dan harta perlu dipelihara agar kita punya kesempatan setiap saat untuk memberikan tenaga pikiran dan harta tersebut untuk orang2 yang membutuhkan.

 

Alangkah indahnya bila negara kita dikelola oleh orang2 seperti itu, dengan demikian, negara selalu memiliki sumber daya yang cukup untuk membangun sarana bagi penduduk & warganya, meskipun jalan toll dibangun secara bertahap, negara masih cukup punya dana untuk membangun sarana- sarana sementara untuk menghindari kemacetan. Kalo sdh tidak punya uang memang sulit berbuat apa saja untuk ‘membahagiakan’ penduduknya, tapi lebih susah lagi pas punya uang lupa pada penduduknya….. Oaalah le leee…!!!!

 

Negoro sugih, ombo, tapi ora nduwe duit nggo mangan, urip. Trus nyewakno omah, lahan nggo wong laine, wong lio sing sugih, awak dewe tetep mlarat, mergo ora amanah, sidiq and fatona.

 

Tulisan ini adalah nasehat (minimal) untuk diri saya sendiri, dengan demikian saya akan malu untuk mengingkarinya….

 

Thanks pak for listening and reading

 

*) Catatan tambahan :

Mungkin yang lebih cocok, ayat yang terjemahnya disyairkan oleh Bimbo “ Punya mata tapi tak melihat, punya telinga tapi tak mendengar        dan seterusnya  ” Yang diakhiri dengan “ulaaika kal an’aam, bal hum adzol

 

 

Negara Terkaya Di Dunia Yang Luput Dari Perhatian

Banyak sebenarnya yang tidak tahu dimanakah negara terkaya di planet bumi ini, ada yang mengatakan Amerika, ada juga yang mengatakan negera-negara di timur tengah. tidak salah sebenarnya, contohnya Amerika. negara super power itu memiliki tingkat kemajuan teknologi yang hanya bisa disaingi segelintir negara, contoh lain lagi adalah negara-negara di timur Tengah.

Rata-rata negara yang tertutup gurun pasir dan cuaca yang menyengat itu mengandung jutaan barrel minyak yang siap untuk diolah. tapi itu semua belum cukup untuk menyamai negara yang satu ini. bahkan Amerika, Negara-negara timur tengah serta Uni Eropa-pun tak mampu menyamainya.

Dan inilah negara terkaya di planet bumi yang luput dari perhatian warga bumi lainya. warga negara ini pastilah bangga jika mereka tahu. tapi sayangnya mereka tidak sadar “berdiri di atas berlian” langsung saja kita lihat profil negaranya.

Wooww… Apa yang terjadi? apakah penulis (saya) salah? tapi dengan tegas saya nyatakan bahwa negara itulah sebagai negara terkaya di dunia. tapi bukankah negara itu sedang dalam kondisi terpuruk? hutang dimana-mana, kemiskinan, korupsi yang meraja lela, kondisi moral bangsa yang kian menurun serta masalah-masalah lain yang sedang menyelimuti negara itu.

Baiklah mari kita urai semuanya satu persatu sehingga kita bisa melihat kekayaan negara ini sesungguhnya.

  1. 1.      Negara ini punya pertambangan emas terbesar dengan kualitas emas terbaik di dunia. namanya PT Freeport.

Apa saja kandungan yang di tambang di Freeport? ketika pertambangan ini dibuka hingga sekarang, pertambangan ini telah mengasilkan 7,3 JUTA ton tembaga dan 724,7 JUTA ton emas. saya (penulis= suranegara) mencoba meng-Uangkan jumlah tersebut dengan harga per gram emas sekarang, saya anggap Rp. 300.000. dikali 724,7 JUTA ton emas/ 724.700.000.000.000 Gram dikali Rp 300.000. = Rp.217.410.000.000.000.000.000 Rupiah!!!!! ada yang bisa bantu saya cara baca nilai tersebut? itu hanya emas belum lagi tembaga serta bahan mineral lain-nya.

Lalu siapa yang mengelola pertambangan ini? bukan negara ini tapi AMERIKA! prosentasenya adalah 1% untuk negara pemilik tanah dan 99% untuk amerika sebagai negara yang memiliki teknologi untuk melakukan pertambangan disana. bahkan ketika emas dan tembaga disana mulai menipis ternyata dibawah lapisan emas dan tembaga tepatnya di kedalaman 400 meter ditemukan kandungan mineral yang harganya 100 kali lebih mahal dari pada emas, ya.. dialah URANIUM! bahan baku pembuatan bahan bakar nuklir itu ditemukan disana. belum jelas jumlah kandungan uranium yang ditemukan disana, tapi kabar terakhir yang beredar menurut para ahli kandungan uranium disana cukup untuk membuat pembangkit listrik Nuklir dengan tenaga yang dapat menerangi seluruh bumi hanya dengan kandungan uranium disana. Freeport banyak berjasa bagi segelintir pejabat negeri ini, para jenderal dan juga para politisi busuk, yang bisa menikmati hidup dengan bergelimang harta dengan memiskinkan bangsa ini. Mereka ini tidak lebih baik darip

 

  1. 2.      Negara ini punya cadangan gas alam TERBESAR DI DUNIA! tepatnya di Blok Natuna.

Berapa kandungan gas di blok natuna? Blok Natuna D Alpha memiliki cadangan gas hingga 202 TRILIUN kaki kubik!! dan masih banyak Blok-Blok penghasil tambang dan minyak seperti Blok Cepu dll. DIKELOLA SIAPA? EXXON MOBIL! dibantu sama Pertamina

3. Negara ini punya Hutan Tropis terbesar di dunia.

Hutan tropis ini memiliki luas 39.549.447 Hektar, dengan keanekaragaman hayati dan plasmanutfah terlengkap di dunia.

Letaknya di pulau Sumatra, Kalimantan Sulawesi dan Irian. Sebenarnya jika negara ini menginginkan kiamat sangat mudah saja buat mereka. tebang saja semua pohon di hutan itu makan bumi pasti kiamat. karena bumi ini sangat tergantung sekali dengan hutan tropis ini untuk menjaga keseimbangan iklim karena hutan hujan Amazon tak cukup kuat untuk menyeimbangkan iklim bumi. dan sekarang mereka sedikit demi sediki telah mengkancurkanya hanya untuk segelintir orang yang punya uang untuk perkebunan dan lapangan Golf. sungguh sangat ironis sekali.

4. Negara ini punya Lautan terluas di dunia.

dikelilingi dua samudra, yaitu Pasific dan Hindia hingga tidak heran memiliki jutaan spesies ikan yang tidak dimiliki negara lain.

 

 

Saking kaya-nya laut negara ini sampai-sampai negara lain pun ikut memanen ikan di lautan negara ini.

5. Negara ini punya jumlah penduduk terbesar ke 4 didunia.

Dengan jumlah penduduk segitu harusnya banyak orang-orang pintar yang telah dihasilkan negara ini, tapi pemerintah menelantarkan mereka-mereka. sebagai sifat manusia yang ingin bertahan hidup tentu saja mereka ingin di hargai. jalan lainya adalah keluar dari negara ini dan memilih membela negara lain yang bisa menganggap mereka dengan nilai yang pantas.

6. Negara ini memiliki tanah yang sangat subur.

Karena memiliki banyak gunung berapi yang aktif menjadikan tanah di negara ini sangat subur terlebih lagi negara ini dilintasi garis katulistiwa yang banyak terdapat sinar matahari dan hujan.

Jika dibandingkan dengan negara-negara timur tengah yang memiliki minyak yang sangat melimpah negara ini tentu saja jauh lebih kaya. coba kita semua bayangkan karena hasil mineral itu tak bisa diperbaharui dengan cepat. dan ketika seluruh minyak mereka telah habis maka mereka akan menjadi negara yang miskin karena mereka tidak memiliki tanah sesubur negara ini yang bisa ditanami apapun juga. bahkan tongkat kayu dan batu jadi tanaman.

7. Negara ini punya pemandangan yang sangat eksotis

Dan lagi-lagi tak ada negara yang bisa menyamainya. dari puncak gunung hingga ke dasar laut bisa kita temui di negara ini.

Negara ini sangat amat kaya sekali, tak ada bangsa atau negara lain sekaya INDONESIA! tapi apa yang terjadi?

untuk EXXON MOBIL OIL, FREEPORT, SHELL, PETRONAS dan semua PEJABAT NEGARA yang menjual kekayaan Bangsa untuk keuntungan negara asing, diucapkan TERIMA KASIH.

Sebuah cerita mungkin akan bisa menggambarkan Indonesia saat ini silahkan disimak

 

Ketika Tuhan Menciptakan Indonesia

 

Suatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan- Nya. Malaikat pun bertanya, “Apa yang baru saja Engkau ciptakan, Tuhan?” “Lihatlah, Aku baru saja menciptakan sebuah planet biru yang bernama Bumi,” kata Tuhan sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan hujan Amazon. Tuhan melanjutkan, “Ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang pernah Aku ciptakan. Di planet baru ini, segalanya akan terjadi secara seimbang”.

Lalu Tuhan menjelaskan kepada malaikat tentang Benua Eropa. Di Eropa sebelah utara, Tuhan menciptakan tanah yang penuh peluang dan menyenangkan seperti Inggris, Skotlandia dan Perancis. Tetapi di daerah itu, Tuhan juga menciptakan hawa dingin yang menusuk tulang.

Di Eropa bagian selatan, Tuhan menciptakan masyarakat yang agak miskin, seperti Spanyol dan Portugal, tetapi banyak sinar matahari dan hangat serta pemandangan eksotis di Selat Gibraltar.

Lalu malaikat menunjuk sebuah kepulauan sambil berseru, “Lalu daerah apakah itu Tuhan?” “O, itu,” kata Tuhan, “itu Indonesia. Negara yang sangat kaya dan sangat cantik di planet bumi. Ada jutaan flora dan fauna yang telah Aku ciptakan di sana. Ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen. Banyak sinar matahari dan hujan. Penduduknya Ku ciptakan ramah tamah,suka menolong dan berkebudayaan yang beraneka warna. Mereka pekerja keras, siap hidup sederhana dan bersahaja serta mencintai seni.”

Dengan terheran-heran, malaikat pun protes, “Lho, katanya tadi setiap negara akan diciptakan dengan keseimbangan. Kok Indonesia baik-baik semua. Lalu dimana letak keseimbangannya? ”

Tuhan pun menjawab dalam bahasa Inggris,
“Wait, until you see the idiots I put in the government.”
(tunggu sampai Saya menaruh ‘idiot2’ di dalam pemerintahannya)

Dan untuk rasa terima kasih untuk Kemerdekaan Indonesia yang ke 65 tahun, kami pemuda-pemudi Indonesia memberikan penghargaan sebesar-besarnya kepada pejuang yang telah mengorbankan keringat,  darah dan air mata mereka untuk bangsa yang tidak tahu terima kasih ini.

“Indonesia tanah air beta
disana tempat lahir beta,
dibuai dibesarkan bunda,
tempat berlindung di hari Tua…
Hingga nanti menutup mata”

http://kotakhitamdunia.blogspot.com/2011/08/negara-terkaya-di-dunia-yang-luput-dari.html?m=1

CATATAN :
lirik lagu yang sebenarnya saya sertakan di halaman berikut. Jika dinyanyikan dengan sepenuh hati dalam keadaan begini, air mata membasahi pipi, adalah sudah biasa. Inilah lirik lengkapnya.

Indonesia Pusaka

Karangan / Ciptaan : Ismail Marzuki

Indonesia tanah air beta
Pusaka abadi nan jaya
Indonesia sejak dulu kala
Tetap di puja-puja bangsa

Reff :
Di sana tempat lahir beta
Dibuai dibesarkan bunda
Tempat berlindung di hari tua
Tempat akhir menutup mata

Sungguh indah tanah air beta
Tiada bandingnya di dunia
Karya indah Tuhan Maha Kuasa
Bagi bangsa yang memujanya

Reff :
Indonesia ibu pertiwi
Kau kupuja kau kukasihi
Tenagaku bahkan pun jiwaku
Kepadamu rela kuberi

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: